MTs Madani Alauddin Tempo Doeloe
Peristiwa dan keyakinan menyimpan makna yang
rapi dalam sebuah kisah, sebab itu setiap generasi merasa penting menuliskan
kembali sejarahnya. Pesantren/Madrasah Madani Alauddin juga memiliki kisah dan sejarah
yang turut mewarnai dunia pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa,
sejak tahun 2001 hingga sekarang.
MTs Madani Alauddin diawal-awal berdirinya
Bermula dari pemikian tentang pentingnya lembaga pendidikan,
maka di tahun 2001 Rektor IAIN Alauddin Makassar (saat itu dijabat oleh
Prof. Dr. H. Abd. Muin Salim. Periode 1988-2002) menyetujui pendirian Yayasan Keluarga Besar
IAIN Alauddin yang berakte notaris pendirian No. 29 Tahun 2001 tertanggal 20
Maret 2001.
Ditahun yang sama, tertanggal 9 Oktober 2001 proses
pendirian dimulai dengan keluarnya Surat Keputusan Badan Pengurus Yayasan
Keluarga Besar IAIN Alauddin Makassar No. 2 Tahun 2001 tentang Persiapan
Pengelolaan Pesantren/Madrasah Madani Alauddin.
Tim Persiapan Pengelola mengawali kegiatannya dengan mengadakan seleksi penerimaan calon pengajar
(pendidik) pada tanggal 20 Januari 2002, sebanyak 14 orang pengajar dinyatakan
lulus. Berdasarkan SK Badan Pengurus Yayasan Keluarga Besar IAIN Alauddin
Makassar No. 01 Tahun 2002 tanggal 17 Mei 2002 dengan kualifikasi
pendidikan yang diterima kala itu:
Pesantren/Madarasah Madani Alauddin Paopao mulai menerima peserta didik baru tahun pelajaran 2002/2003. Jumlah peserta didik yang diterima tahun pertama sebanyak 40 orang. Penerimaan dan pendirian madrasah ditandai dengan keluarnya Surat Persetujuan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Gowa yang dimulai oleh Kepala Biro Kesra (Asisten IV).
Pengelolaan Madrasah dengan SK Badan Pengurus Yayasan Keluarga Besar IAIN Alauddin Makassar No. 04 Tahun 2002 Tanggal 01 Agustus 2002 tentang pengangkatan Direktur, Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, dan Tata Usaha Pesantren/Madrasah Madani Paopao Kab. Gowa.
Sejak Tanggal 07 Oktober 2002 dimulai pembinaan
bahasa Arab, bahasa Inggris, baca tulis al-Qur’an dan pengalaman ibadah dengan
memanfaatkan mahasiswa PKL plus dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN
Alauddin Makassar. Bimbingan tersebut berkelanjutan dengan menggilir mahasiswa
PKL plus. Setelah satu periode selesai, mahasiswa PKL plus tersebut digantikan
oleh mahasiswa PKL plus lainnya.
Secara runut, pendirian Madrasah Tsanawiyah
Madani dapat dilihat pada penerbitan SK
dan kegiatan lainnya secara kronologis sebagai berikut:
SK Rektor No.
28 Tahun 2001 tentang Panitia Pembangunan Pesantren /Madrasah Madani Alauddin
Paopao dengan mengangkat Prof. Dr. H. Bahaking Rama, MS. selaku Ketua.
Berdasarkan SK inilah Tanggal 21 Januari 2001 di ruang Pembantu Rektor III
dilakukan pertemuan panitia untuk menetapkan rencana pembangunan
Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao.
Pada Tanggal 21
Juni 2001 terbit SK Rektor No. 83 Tahun 2001 tentang Pelaksana Pembangunan
Pesantren/Madarasah Madani Alauddin Paopao. SK ini sekaligus mencakup SK Rektor
IAIN Alauddin No. 28 Tahun 2001 tentang Panitia Pelaksana Pembangunan
Pesantren/Madarasah Madani Alauddin Paopao, kemudian menyerahkan tugas itu
kepada Yayasan Keluarga Besar IAIN Alauddin Makassar sebagai penyeleggara
pembangunan lembaga pendidikan tersebut.
SK Badan Pengurus
Yayasan Keluarga Besar IAIN Alauddin Makassar No. 02 Tahun 2001 Tanggal 1
September 2001 tentang Pendirian /Pembukaan Pesantren/Madrasah Madani Alauddin
Paopao dan penerimaan peserta didik baru dimulai Tahun Pelajaran 2001/2002.
SK Badan
Pengurus Yayasan Keluarga Besar IAIN Alauddin Makassar No. 02 Tahun 2001
Tanggal 09 Oktober 2001 tentang tim persiapan pembukaan Pesantren/Madrasah
Madani Alauddin Paopao dengan mengangkat Drs. Chaeruddin B. sebagai Ketua dan
Drs. Sulaiman Saad, M. Pd sebagai Sekretaris. SK ini menetapkan untuk membentuk
tim Persiapan Pembukaan Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao.
Tanggal 20
Oktober 2001 Tim Persiapan Pembukaan Pesantren /Madarasah Madani Paopao
mengadakan pertemuan anggota untuk menindaklanjuti SK badan pengurus yayasan
dan selanjutnya membuat dan mempersiapkan rencana kurikulum madrasah serta
lembar informasi.
Tanggal 22
November 2001 bertempat di ruangan PR III IAIN Alauddin Makassar tim persiapan
pembukaan Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao mengadakan pertemuan dengan
tim pengarah pembahas konsep kurikulum dan lembar informasi.
Tanggal
14 Januari 2002 Tim Persiapan Pembukaan Pesantren /Madrasah Madani Alauddin
Paopao mengadakan pertemuan anggota membicarakan seleksi penerimaan calon
pendidik
Daftar Nama-nama Tenaga Pendidik MTs Madani Alauddin
di awal-awal berdirinya
Sumber: Arsip
Madrasah Tsanawiyah Madani Alauddin
Bulan April-Juni 2002 mengadakan
sosialisasi pada masyarakat dengan kegiatan bersurat ke mesjid dan sekolah yang
berada di Kec. Somba Opu Kab. Gowa yang berisi informasi keberadaan
Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao dan pengumuman penerimaan peserta
didik baru. Kemudian mengunjungi sekolah SD/MI yang berada di sekitar lokasi
Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao dan bertemu langsung dengan peserta
didik kelas VI serta menyurat ke orang tua peserta didik yang anaknya sedang
mengikuti ujian akhir nasional tingkat SD/MI.
Tanggal 27 April 2002 mulai membuka
pertemuan antara pengurus yayasan dengan pendidik yang lulus seleksi di gedung
Pesantren /Madrasah Madani Alauddin Paopao dan menyiapkan formulir pendaftaran.
Tanggal 24 Juni 2002 mulai membuka
kantor dan pendaftaran peserta didik baru Tahun Pelajaran 2002/2003 dan
menyaring 36 orang dan menjadi peserta didik angkatan pertama.
Tanggal 26 Juni 2002 diadakan
pertemuan di ruang rapat senat IAIN Alauddin antara Pengurus Yayasan Keluarga
Besar IAIN Alauddin Makassar dengan Tim Persiapan Pesantren/Madrasah Madani
Alauddin Paopao dengan agenda acara laporan panitia pembangunan dan laporan
persiapan Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao.
Tanggal 3 Juli 2002 diadakan
pertemuan tenaga pendidik yang lulus dalam seleksi guna membicarakan Materi
Orientasi Siswa (MOS).
Tanggal 15 Juli 2002 mulai membuka
madrasah dan mengadakan persiapan Masa Orientasi Siswa Baru yang dibuka secara
resmi pada tanggal 17 Juli oleh pengurus yayasan dengan jumlah peserta
orientasi 36 orang peserta didik dengan rincian 24 orang laki-laki dan 12 orang
perempuan.
Tanggal 22 Juli 2002 mengikuti
upacara peresmian penggunaan gedung madrasah dan pembukaan secara resmi Tahun
Pelajaran 2002/2003 oleh Bupati Tingkat II Kab. Gowa dan secara formal berakhir
pula tugas tim persiapan.
SK Badan Pengurus Yayasan Keluarga
Besar IAIN Alauddin Makassar No. 4 Tahun 2002 Tanggal 01 Agustus 2002 tentang
pengangkatan Direktur, Kepala Madrasah, Wakamad, dan Tata Usaha
Pesantren/Madrasah Madani Alauddin Paopao.
Yayasan
Keluarga Besar IAIN Alauddin Makassar berubah nama menjadi Yayasan Keluarga Besar
UIN Alauddin Makassar seiring dengan perubahan IAIN Alauddin Makassar menjadi
UIN Alauddin Makassar.
Madrasah
Tsanawiyah Madani TP. 2020/2021










Bangga jadi Alumni pertama Madani
BalasHapus